Mengenal 5 Founding Fathers Ilmu Komunikasi

Diposting juga di  www.teorikomunikasi.com.

***

Agar pemahaman ilmu komunikasi lebih mendasar, perlu kiranya kita mengenal siapa saja founding fathers dari Ilmu komunikasi ini. Prof. Onong Uchjana Effendy dalam bukunya berjudul Ilmu, Teori, dan Fislafat Komunikasi menjelaskan secara detail kelima tokoh founding fathers tersebut. 

Wilbur Schramm, ilmuwan dan pakar komunikasi kenamaan yang juga pencetus lahirnya the bullet theory of mass communication, menyebut empat nama founding fathers atau bapak komunikasi di benua Amerika. Mereka adalah Laswell, Lewin, Lazarsfeld, dan Hovland. Namun, banyak ahli berikutnya yang menambahkan tokoh ke lima, yaitu Wilbur Schramm sendiri.




Berikut adalah profil singkat kelima founding fathers Ilmu Komunikasi:

1. Harold D. Laswell

"Who says what in which channel to whom with what effect" adalah definisi komunikasi yang sangat populer di kalangan mahasiswa Komunikasi. Definisi ini dicetuskan oleh Harold D. Laswell, seorang pakar komunikasi dan pakar politik terkemuka di Amerika Serikat. Dia adalah profesor di Chicago School of Sociologi, Yale University.

Laswell lahir di Donellson, Illinos, Ameri Serikat pada tanggal 13 Februari 1902. Pada usia 16 tahun, Laswell mendapat beasiswa dan kuliah di Chicago University. Di universitas inilah, Laswell banyak dipengaruh oleh tiga tokoh, yaitu:

Laswell juga memiliki minat pada psikiatri Freud, Ia menekuni teori Freud untuk melakukan analisis isi dalam rangka meneliti pengaruh propaganda terhadap opini publik. Laswell adalah sarjana Amerika terkemuka yang memperkenalkan teori Freud dalam ilmu politik. "

"Leonardo da Vinci dalam ilmu perilaku" adalah gelar yang diberikan oleh seorang penulis biografi Amerika untuk Laswell. 

Harold D. Laswell. 
Sumber foto: The University of Chicago Photographic Archive.


2. Kurt Lewin

Lewin lahir pada 9 September 1890 di Mogilno, Prusia. Ia merupakan yang tertua dibanding empat founding fathers lainnya. Lewin lahir jauh sebelum kelahiran mereka, yaitu 11 tahun sebelum Laswell, 12 tahun sebelum Lazarsfeld, 20 tahun sebelum Hovland. 

Lewin dianggap sebagai Bapak Psikologi sosial. Ia adalah seorang psikolog Jerman-Amerika yang dianggap sebagai salah satu pionir modern di bidang Psikologi Sosial, Psikologi organisasi, dan psikologi terapan. Lewin adalah seorang Yahudi Jerman yang belajar psikologi di Universitas Berlin. Ia merupakan profesor di Universitas Lowa, Amerika Serikat. 

Kurt Lewin. 
Sumber Foto: Wikipedia.

Lewin meninggal pada tahun 1947. Sebab itulah, menurut Prof Onong, para mahasiswa dan peminat ilmu komunikasi pada dekade selanjutnya, apalagi dekade 90an, banyak yang tidak mengenal pemikiran Kurt Lewin. Menurut Prof. Onong, kita dewasa ini mengenal pemikiran Kurt Lewin mengenai "gatekeeping", "group dynamics" dan "constency theory" melalui murid-muridnya yang menampilkan berbagai teori komunikasi yang bersumber dari pemikiran Lewin.

Di antara sebagian murid-murid Lewin tersebut adalah :

  • Festinger dengan The Theory of Cognitive Dissonance.
  • Heider dengan Balance Theory. 
  • Newcomb dengan A-B-X Model. 
  • Osgood dan Tannembaum dengan Congruity Theory. 
3. Paul Lazarsfeld
Lazarsfeld lahir di Wina pada tahun 1901. 
Ia terpengaruh oleh pemikiran Freud, karena itulah ia berminat melakukan studi terhadap sumber-sumber prilaku. 

Menurut Prof Onong, kelebihan Paul Lazarsfeld dibanding para sarjana lainnya adalah Lazarsfeld melakukan penelitian dengan menggunakan pedoman empirisme. oleh karena metode penelitiannya tentang pengukuran dan pengambilan sampel semakin berkembang, maka ilmu komunikasi semakin mendapat penghargaan dari disiplin ilmu sosial lainnya. 

Paul Lazarsfeld. 
Sumber Foto: Wikipedia.


4. Carl Hovland

Carl Hovland. 
Sumber Foto: National Academy of Sciences.


5. Wilbur Schramm
Wilbur Schramm. 
Sumber Foto: Univesity of Illinos Archive.

Referensi:
-Prof. Onong Uchjana Effendy, M.A., Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi (Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2018). 
-wikipedia.

*gonna edit soon*

0 Komentar